MENJELANG pembukaan Sekolah Sepakbola Sosial Real Madrid di Indonesia, pelatih dan pengurus akademi tersebut akan mendapat pembekalan. Empat pelatih asal Aceh akan mendapat pelatihan langsung dari klub Spanyol itu.
International Social Sports Development (ISSD) Real Madrid akan mulai aktif pada akhir Maret depan. Di Indonesia, akan tersebar di berbagai kota di antaranya Banda Aceh, Yogyakarta, Sidoarjo, Samarinda, Banjarmasin, Makasar dan Jayapura.
Informasi yang diperoleh dari Dr Nyak Amir, M.Pd, Manajer Sekolah ISSD Real Madrid Aceh, membenarkan, Selasa pagi tadi, mereka akan mengikuti pelatihan khusus dari klub tersebut.
"Kita memang akan mengikuti Training of Trainer (TOT) di Yogyakarta pada 29 Februari hingga 3 Maret nanti. Instrukturnya langsung dari Madrid," kata Nyak Amir, seperti dikutip Waspada.
Dia menjelaskan, sekolah sosial ini dikhususkan bagi kalangan yang tidak mampu tapi punya potensi di bidang olahraga. "Lebih dari itu sejak dini, telah tertanam semangat olah raga seperti: meraih prestasi maksimal, sportif, solidaritas dan kerjasama," urainya.
Nyak Amir menyebutkan, tahap pertama pihaknya memperkirakan hanya sekitar 100 murid. "Sekolah ini non profit, lebih pada sosialnya. Untuk tahap awal lebih fokus di Banda Aceh dan Aceh Besar dulu," ujar dia.
Pada langkah selanjutnya, kata dia, ditargetkan 40 persen pesertanya untuk kalangan yang tak mampu, sisanya dikutip iuran untuk menghidupkan lembaga tersebut. "Animo para orang tua cukup tinggi, belum dimulai sudah ada yang mendaftar," sebut Nyak Amir.
Manajer Sekolah ISSD Real Madrid Aceh ini menyebutkan, selain dirinya, yang ikut pelatihan itu Dr Saifuddin, M.Pd (Direktur Teknik) dan empat pelatih yakni, Supriadi, Zulfahmi, Aswadi dan Rahmad. Sementara cadangannya Suheri.
Sebelumnya, Direktur Hubungan Internasional dari Real Madrid Club, Butragueno menyampaikan harapan agar pembukaan sekolah tersebut akan makin mendekatkan Real Madrid dengan Asia, khususnya Indonesia.
Butragueno adalah pemain legendaris Spanyol dan Real Madrid era 1980-an. Dia pemain yang terkenal dengan julukan "Si Burung Nazar" Kecuali di Indonesia saat ini Real Madrid di Asia telah membuka sekolah sejenis di: Cina, India, Filipina dan Timor Leste. [waspada]
International Social Sports Development (ISSD) Real Madrid akan mulai aktif pada akhir Maret depan. Di Indonesia, akan tersebar di berbagai kota di antaranya Banda Aceh, Yogyakarta, Sidoarjo, Samarinda, Banjarmasin, Makasar dan Jayapura.
Informasi yang diperoleh dari Dr Nyak Amir, M.Pd, Manajer Sekolah ISSD Real Madrid Aceh, membenarkan, Selasa pagi tadi, mereka akan mengikuti pelatihan khusus dari klub tersebut.
"Kita memang akan mengikuti Training of Trainer (TOT) di Yogyakarta pada 29 Februari hingga 3 Maret nanti. Instrukturnya langsung dari Madrid," kata Nyak Amir, seperti dikutip Waspada.
Dia menjelaskan, sekolah sosial ini dikhususkan bagi kalangan yang tidak mampu tapi punya potensi di bidang olahraga. "Lebih dari itu sejak dini, telah tertanam semangat olah raga seperti: meraih prestasi maksimal, sportif, solidaritas dan kerjasama," urainya.
Nyak Amir menyebutkan, tahap pertama pihaknya memperkirakan hanya sekitar 100 murid. "Sekolah ini non profit, lebih pada sosialnya. Untuk tahap awal lebih fokus di Banda Aceh dan Aceh Besar dulu," ujar dia.
Pada langkah selanjutnya, kata dia, ditargetkan 40 persen pesertanya untuk kalangan yang tak mampu, sisanya dikutip iuran untuk menghidupkan lembaga tersebut. "Animo para orang tua cukup tinggi, belum dimulai sudah ada yang mendaftar," sebut Nyak Amir.
Manajer Sekolah ISSD Real Madrid Aceh ini menyebutkan, selain dirinya, yang ikut pelatihan itu Dr Saifuddin, M.Pd (Direktur Teknik) dan empat pelatih yakni, Supriadi, Zulfahmi, Aswadi dan Rahmad. Sementara cadangannya Suheri.
Sebelumnya, Direktur Hubungan Internasional dari Real Madrid Club, Butragueno menyampaikan harapan agar pembukaan sekolah tersebut akan makin mendekatkan Real Madrid dengan Asia, khususnya Indonesia.
Butragueno adalah pemain legendaris Spanyol dan Real Madrid era 1980-an. Dia pemain yang terkenal dengan julukan "Si Burung Nazar" Kecuali di Indonesia saat ini Real Madrid di Asia telah membuka sekolah sejenis di: Cina, India, Filipina dan Timor Leste. [waspada]
0 komentar:
Posting Komentar