PETANG ini skuad Laskar Aneuk Nanggroe PSAP Sigli melakoni laga berat kontra tim tamu bertabur bintang, Sriwijaya FC. Kendati mengaku mewaspadai kubu tuan rumah, Firman Utina prastis hanya mengincar tiga poin di Stadion Kuta Asan, Kamis (16/2) sore.
Kedua kubu akan bentrok dalam partai lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) musim 2011-2012. Jika tuan rumah sedang dalam tren positif, karena tak terkalahkan dalam tiga laga terakhir. Begitu pula dengan Laskar Wong Kito.
Tim racikan, Kas Hartadi itu datang ke Aceh dengan modal penguasa klasemen sementara usai mendepak Persipura setelah pada pekan lalu menang 3-1 atas Deltras Sidoarjo. "Kami harus mewaspadai kebangkitan PSAP," tukasnya.
Kata dia, pihaknya punya alasan logis mewaspadai kebangkitan tim promosi gratis di ISL. Sebab, pada dua laga terakhir, Sayuti Cs sukses meraup enam poin dengan mengandaskan ambisi Persegres Gresik United 1-0 dan PSMS Medan 2-1.
Menghadapi tuan rumah, anak-anak Sriwijaya mematok bisa mencuri poin. "Kalau bisa tiga kenapa musti satu, karena itu, dia sudah menginstruksikan pemainnya untuk fokus," ujar Kas Hartadi.
Karena itu, Laskar Wong Kito akan bermain normal di Sigli. Mereka tetap akan mengandalkan kolektivitas yang selama ini menjadi garansi menguasai klasemen sementara ISL musim ini.
Hal serupa juga diungkapkan elcapiten, Firman Utina. Hampir senada dengan pelatihnya, dia mengaku PSAP Sigli tim bagus dan bermental tinggi. "Kami sudah lihat rekaman permainan mereka," aku mantan kapten Timnas ini.
Dalam tur Aceh, sebanyak 20 pemain diboyong Sriwijaya FC. The Winning team yang dibawa dalam kondisi prima. "Kita tidak ingin membebani pemain namun target meraih poin maksimal tetap kita usung," ungkap Kas.
Dia berharap anak asuhnya dapat bermain dengan tenang tanpa terbebani dengan target. "Artinya kita fokus bermain seperti biasanya, normal, tanpa beban dan dengan spirit tinggi meraih hasil maksimal," ujarnya.
Sebaliknya, tuan rumah tak kehilangan arah. Menjamu Sriwijaya FC, Sayuti dkk punya modal besar. Bermain di kandang sendiri dan dukungan tifosinya. Ini diyakini bisa menambah rasa percaya diri para Hendra Saputra Cs. Tapi, tuan rumah tak boleh besar kepala, sebab bisa saja digiling anak-anak Palembang.
Pada sisi lain, PSAP yang tak lain tim promosi gratis di ISL tak bisa dianggap remeh. Meski data statistik kedua kubu, amat timpang. Kini, PSAP masih berkutat di posisi 16 klasemen sementara dengan koleksi 10 angka dari 11 laga hasil dua kali menang, empat kali seri dan lima kali kalah.
Sedang Sriwijaya FC yang berada di urutan teratas klasemen sementara Liga Super Indonesia mengoleksi 25 poin dari 12 pertandingan hasil delapan kali menang, sekali seri, tiga kali kalah. Akankah, PSAP Sigli membukukan kemenangan ketiga, kita tunggu saja. [mis]
Kedua kubu akan bentrok dalam partai lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) musim 2011-2012. Jika tuan rumah sedang dalam tren positif, karena tak terkalahkan dalam tiga laga terakhir. Begitu pula dengan Laskar Wong Kito.
Tim racikan, Kas Hartadi itu datang ke Aceh dengan modal penguasa klasemen sementara usai mendepak Persipura setelah pada pekan lalu menang 3-1 atas Deltras Sidoarjo. "Kami harus mewaspadai kebangkitan PSAP," tukasnya.
Kata dia, pihaknya punya alasan logis mewaspadai kebangkitan tim promosi gratis di ISL. Sebab, pada dua laga terakhir, Sayuti Cs sukses meraup enam poin dengan mengandaskan ambisi Persegres Gresik United 1-0 dan PSMS Medan 2-1.
Menghadapi tuan rumah, anak-anak Sriwijaya mematok bisa mencuri poin. "Kalau bisa tiga kenapa musti satu, karena itu, dia sudah menginstruksikan pemainnya untuk fokus," ujar Kas Hartadi.
Karena itu, Laskar Wong Kito akan bermain normal di Sigli. Mereka tetap akan mengandalkan kolektivitas yang selama ini menjadi garansi menguasai klasemen sementara ISL musim ini.
Hal serupa juga diungkapkan elcapiten, Firman Utina. Hampir senada dengan pelatihnya, dia mengaku PSAP Sigli tim bagus dan bermental tinggi. "Kami sudah lihat rekaman permainan mereka," aku mantan kapten Timnas ini.
Dalam tur Aceh, sebanyak 20 pemain diboyong Sriwijaya FC. The Winning team yang dibawa dalam kondisi prima. "Kita tidak ingin membebani pemain namun target meraih poin maksimal tetap kita usung," ungkap Kas.
Dia berharap anak asuhnya dapat bermain dengan tenang tanpa terbebani dengan target. "Artinya kita fokus bermain seperti biasanya, normal, tanpa beban dan dengan spirit tinggi meraih hasil maksimal," ujarnya.
Sebaliknya, tuan rumah tak kehilangan arah. Menjamu Sriwijaya FC, Sayuti dkk punya modal besar. Bermain di kandang sendiri dan dukungan tifosinya. Ini diyakini bisa menambah rasa percaya diri para Hendra Saputra Cs. Tapi, tuan rumah tak boleh besar kepala, sebab bisa saja digiling anak-anak Palembang.
Pada sisi lain, PSAP yang tak lain tim promosi gratis di ISL tak bisa dianggap remeh. Meski data statistik kedua kubu, amat timpang. Kini, PSAP masih berkutat di posisi 16 klasemen sementara dengan koleksi 10 angka dari 11 laga hasil dua kali menang, empat kali seri dan lima kali kalah.
Sedang Sriwijaya FC yang berada di urutan teratas klasemen sementara Liga Super Indonesia mengoleksi 25 poin dari 12 pertandingan hasil delapan kali menang, sekali seri, tiga kali kalah. Akankah, PSAP Sigli membukukan kemenangan ketiga, kita tunggu saja. [mis]

0 komentar:
Posting Komentar