LA NYALLA Mahmud Mattalitti akhirnya resmi terpilih menjadi Ketua Umum PSSI versi Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) melalui mekanisme Kongres Luar Biasa/KLB (Extra Ordinary Congress KPSI 2012), Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu (18/3).
La Nyalla unggul dengan kemenangan mencolok, yakni 79 dari 81 voters yang menghadiri KLB versi KPSI.
"Sidang sementara di skors selama 45 menit untuk istirahat makan siang dan sholat. Setelahnya, kita akan lanjutkan dengan agenda memilih Wakil Ketua Umum dan sembilan anggota Komite Eksekutif," terang Ketua KPSI, Toni Aprilani.
"Saya ucapkan selamat untuk La Nyalla. Semoga La Nyalla dapat mengemban amanah untuk membenahi organisasi PSSI, menyelesaikan dualisme, dan memberikan prestasi bagi persepakbolaan Tanah Air," tutupnya.
Sementara itu, KLB KPSI dihadiri 81 voters atau pemilik suara yang terdiri dari 26 Pengprov, 13 klub Indonesia Super League (ISL), 14 klub Divisi Utama, 12 klub Divisi I, 12 klub Divisi II dan 5 klub Divisi III.
Hadir pula 320 Pengurus Cabang (Pengcab) yang terdiri dari 415 anggota biasa bukan pemilik suara.
KPSI sendiri mengundang 33 Pengprov, 16 klub Divisi Utama, 14 klub Divisi I, 12 klub Divisi II dan 10 klub divisi III. Hal tersebut diakui Toni sudah sesuai statuta PSSI, di mana jumlah pemilik suara adalah 108, termasuk lima asosiasi yang belum terbentuk.
Pada KLB 9 Juli 2011 di Solo, jumlah pemiliki suara adalah 101. Namun, kala itu hanya 100 pemilih karena Arema Indonesia memutuskan tidak menggunakan haknya.
Daftar Pemilik Suara KLB-KPSI 2012:
Pengprov:
Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D I Yogykarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat
Klub ISL:
PS Semen Padang, Sriwijaya FC, PSPS Pekanbaru, Persija Jakarta, PS Pelita Jaya, Persib Bandung, Persijap Jepara, Persela Lamongan, PA Deltras Sidoarjo, Arema Indonesia, Persiba Balikpapan, Bontang FC, Persisam Samarinda, Persiwa Wamena, Persipura Jayapura, PSM Makassar.
Divisi Utama:
PSAP Sigli, Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, Persih Tembilahan, Persita Tanggerang, Mitra Kukar, Persiram Raja Ampat, Gresik United, Perseman Manokwari, PSIM Yogyakarta, Persidafon Daafonsoro, Persiba Bantul, Barito Putra, PSBI Blitar, Persigo Gorontalo
Divisi II:
PSBS Biak, Persbol Buol, Persepam Pamekasan, PSBL Langsa, Perssin Sinjai, Madiun Putra FC, Persewangi Banyuwangi, Persip Kota Pekalongan, PSBK Blitar, PSGL Gayo Luwes, KSB Sumatera Barat, Persitema Temanggung, Persid Jember.
Divisi II:
PS Bungo, Persiks Teluk Kuantan, PS Pidie Jaya, Persal Aceh Selatan, Persap Purbalingga, Persenga Nganjuk, Perseba Bangkalan, Persekap Kota Pasuruan, Persewar Waropen, Perseka Kaimana, PS Penajam Paser Utara, Persisum Sumbawa.[bolanet]
La Nyalla unggul dengan kemenangan mencolok, yakni 79 dari 81 voters yang menghadiri KLB versi KPSI.
"Sidang sementara di skors selama 45 menit untuk istirahat makan siang dan sholat. Setelahnya, kita akan lanjutkan dengan agenda memilih Wakil Ketua Umum dan sembilan anggota Komite Eksekutif," terang Ketua KPSI, Toni Aprilani.
"Saya ucapkan selamat untuk La Nyalla. Semoga La Nyalla dapat mengemban amanah untuk membenahi organisasi PSSI, menyelesaikan dualisme, dan memberikan prestasi bagi persepakbolaan Tanah Air," tutupnya.
Sementara itu, KLB KPSI dihadiri 81 voters atau pemilik suara yang terdiri dari 26 Pengprov, 13 klub Indonesia Super League (ISL), 14 klub Divisi Utama, 12 klub Divisi I, 12 klub Divisi II dan 5 klub Divisi III.
Hadir pula 320 Pengurus Cabang (Pengcab) yang terdiri dari 415 anggota biasa bukan pemilik suara.
KPSI sendiri mengundang 33 Pengprov, 16 klub Divisi Utama, 14 klub Divisi I, 12 klub Divisi II dan 10 klub divisi III. Hal tersebut diakui Toni sudah sesuai statuta PSSI, di mana jumlah pemilik suara adalah 108, termasuk lima asosiasi yang belum terbentuk.
Pada KLB 9 Juli 2011 di Solo, jumlah pemiliki suara adalah 101. Namun, kala itu hanya 100 pemilih karena Arema Indonesia memutuskan tidak menggunakan haknya.
Daftar Pemilik Suara KLB-KPSI 2012:
Pengprov:
Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D I Yogykarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat
Klub ISL:
PS Semen Padang, Sriwijaya FC, PSPS Pekanbaru, Persija Jakarta, PS Pelita Jaya, Persib Bandung, Persijap Jepara, Persela Lamongan, PA Deltras Sidoarjo, Arema Indonesia, Persiba Balikpapan, Bontang FC, Persisam Samarinda, Persiwa Wamena, Persipura Jayapura, PSM Makassar.
Divisi Utama:
PSAP Sigli, Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, Persih Tembilahan, Persita Tanggerang, Mitra Kukar, Persiram Raja Ampat, Gresik United, Perseman Manokwari, PSIM Yogyakarta, Persidafon Daafonsoro, Persiba Bantul, Barito Putra, PSBI Blitar, Persigo Gorontalo
Divisi II:
PSBS Biak, Persbol Buol, Persepam Pamekasan, PSBL Langsa, Perssin Sinjai, Madiun Putra FC, Persewangi Banyuwangi, Persip Kota Pekalongan, PSBK Blitar, PSGL Gayo Luwes, KSB Sumatera Barat, Persitema Temanggung, Persid Jember.
Divisi II:
PS Bungo, Persiks Teluk Kuantan, PS Pidie Jaya, Persal Aceh Selatan, Persap Purbalingga, Persenga Nganjuk, Perseba Bangkalan, Persekap Kota Pasuruan, Persewar Waropen, Perseka Kaimana, PS Penajam Paser Utara, Persisum Sumbawa.[bolanet]

0 komentar:
Posting Komentar