LEGENDA hidup Jerman, Franz Beckenbauer menilai duel Bayern Munich kontra Barcelona di Allianz Arena pada Mei mendatang layak ditempatkan sebagai final impian Champions League pada musim ini.
Bayern Munich dan Barcelona akan kembali melanjutkan kiprahnya di babak perempatfinal. Munich akan bersua wakil Prancis, Marseille klub yang pernah ditukangi Beckenbauer. Sedangkan sang juara bertahan akan mencoba melewati hadangan AC Milan.
"Pertandingan ini (Munich vs Barca) sebenarnya menjadi impian semua, bukan hanya fans Bayern Munich. Meskipun saya percaya duel ini akan terjadi di final namun masih ada jalan panjang di depan," kata Beckenbauer dilansir yahoosport.

"Saya selalu memimpikan duel ini. Real Madrid dan Barcelona saat ini memang dua tim terbaik di Eropa dan Anda harus bermain melawan mereka jika ingin memenangkan Champions League," tambah Beckenbauer.
Menanggapi duel kontra Marseille, Der Kaiser tetap menganggap klub asal Prancis itu sebagai sebuah ancaman meski tengah berjuang keras di pentas domestik. "Tidak ada istilah keberuntungan dalam undian di babak perempatfinal. Termasuk tim Siprus dari Nicosia yang dianggap lemah, tidak ada keberuntungan dalam undian."
"Sangat tidak menghormati dengan membicarakan underdog. Selain Real dan Barca, enam tim lainnya berada di level yang sama. Marseille lawan yang sungguh kuat dan mereka memperlihatkannya saat melawan Borussia Dortmund an Inter Milan," beber Beckenbauer. [VIVAbola]
Bayern Munich dan Barcelona akan kembali melanjutkan kiprahnya di babak perempatfinal. Munich akan bersua wakil Prancis, Marseille klub yang pernah ditukangi Beckenbauer. Sedangkan sang juara bertahan akan mencoba melewati hadangan AC Milan.
"Pertandingan ini (Munich vs Barca) sebenarnya menjadi impian semua, bukan hanya fans Bayern Munich. Meskipun saya percaya duel ini akan terjadi di final namun masih ada jalan panjang di depan," kata Beckenbauer dilansir yahoosport.

"Saya selalu memimpikan duel ini. Real Madrid dan Barcelona saat ini memang dua tim terbaik di Eropa dan Anda harus bermain melawan mereka jika ingin memenangkan Champions League," tambah Beckenbauer.
Menanggapi duel kontra Marseille, Der Kaiser tetap menganggap klub asal Prancis itu sebagai sebuah ancaman meski tengah berjuang keras di pentas domestik. "Tidak ada istilah keberuntungan dalam undian di babak perempatfinal. Termasuk tim Siprus dari Nicosia yang dianggap lemah, tidak ada keberuntungan dalam undian."
"Sangat tidak menghormati dengan membicarakan underdog. Selain Real dan Barca, enam tim lainnya berada di level yang sama. Marseille lawan yang sungguh kuat dan mereka memperlihatkannya saat melawan Borussia Dortmund an Inter Milan," beber Beckenbauer. [VIVAbola]

0 komentar:
Posting Komentar