KETUA Umum Persiraja Banda Aceh, Ir Zahruddin memastikan pihaknya mengikuti Kongres Tahunan PSSI yang digelar di Palangkaraya sejak 17-18 Maret 2012 ini. "Kita ikuti saja agendanya," katanya menjawab acehfootball.com lewat pesan singkat.
Sementara Sekjen PSSI, Tri Goestoro menyatakan, Kongres Tahunan PSSI dihadiri sebanyak 94 dari 97 pemilik suara sah. "Tercatat sudah 94 voter dari 97 pemilik suara yang sudah hadir sementara peninjau mencapai 350 peserta," kata Tri.
Menurut Tri, tiga pemilik suara yang belum hadir itu adalah dua dari pengurus provinsi yakni Jawa Tengah dan Sulawesi Barat serta satu dari klub Divisi Utama.
Dia menjelaskan pada kongres kali ini, ada 97 pemilik suara yang diundang. Mereka itu terdiri dari 12 klub peserta Indonesia Premier League (IPL), 16 klub Divisi Utama, 36 klub amatir Divisi satu, dua dan tiga, serta 33 Pengurus PSSI Provinsi.
Kongres Tahunan PSSI ini sendiri juga dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang di Aula Kantor Gubernur Kalteng, pada Sabtu malam.
Menurut Sekjen PSSI, agenda utama kongres di Palangkaraya ini adalah menyusun dan membahas evaluasi kegiatan yang telah berjalan dan membahas program kerja ke depan.
"Sebelumnya para peserta sudah memberikan masukan dan usulan yang ditampung dalam pertemuan pada Sabtu malam," katanya.
Disinggung soal dualisme kompetisi dengan adanya IPL dan ISL, Tri menjelaskan, hal itu tentunya akan masuk dalam pembicaraan dalam Kongres untuk menjadi rekomendasi. "Kami harapkan ada rekomendasi soal kompetisi tersebut," katanya.
Setelah Kongres yang berlangsung di Hotel Aquarius ini, para peserta dan masyarakat Kalteng akan dihibur pertandingan persahabatan antara Indonesia Selection melawan Persepar Palangkaraya di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya, pada Minggu sore. [ard/dbs]
Sementara Sekjen PSSI, Tri Goestoro menyatakan, Kongres Tahunan PSSI dihadiri sebanyak 94 dari 97 pemilik suara sah. "Tercatat sudah 94 voter dari 97 pemilik suara yang sudah hadir sementara peninjau mencapai 350 peserta," kata Tri.
Menurut Tri, tiga pemilik suara yang belum hadir itu adalah dua dari pengurus provinsi yakni Jawa Tengah dan Sulawesi Barat serta satu dari klub Divisi Utama.
Dia menjelaskan pada kongres kali ini, ada 97 pemilik suara yang diundang. Mereka itu terdiri dari 12 klub peserta Indonesia Premier League (IPL), 16 klub Divisi Utama, 36 klub amatir Divisi satu, dua dan tiga, serta 33 Pengurus PSSI Provinsi.
Kongres Tahunan PSSI ini sendiri juga dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang di Aula Kantor Gubernur Kalteng, pada Sabtu malam.
Menurut Sekjen PSSI, agenda utama kongres di Palangkaraya ini adalah menyusun dan membahas evaluasi kegiatan yang telah berjalan dan membahas program kerja ke depan.
"Sebelumnya para peserta sudah memberikan masukan dan usulan yang ditampung dalam pertemuan pada Sabtu malam," katanya.
Disinggung soal dualisme kompetisi dengan adanya IPL dan ISL, Tri menjelaskan, hal itu tentunya akan masuk dalam pembicaraan dalam Kongres untuk menjadi rekomendasi. "Kami harapkan ada rekomendasi soal kompetisi tersebut," katanya.
Setelah Kongres yang berlangsung di Hotel Aquarius ini, para peserta dan masyarakat Kalteng akan dihibur pertandingan persahabatan antara Indonesia Selection melawan Persepar Palangkaraya di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya, pada Minggu sore. [ard/dbs]
0 komentar:
Posting Komentar