Headlines News :
Home » , , » Wasit Tak Tegas, Kembali Ricuh

Wasit Tak Tegas, Kembali Ricuh

Written By Redaksi on Senin, 12 Maret 2012 | 22.03

PERSIDI Idi memastikan diri lolos keputaran dua Wilayah Sumbagut, Divisi I, Liga Amatir Indonesia, sebagai pemuncak klasemen grup I. Langkah Idi dipastikan setelah mengandaskan Aceh Utara FC, dengan skor tipis 1-0.

Laga yang dilangsungkan di Stadion Dimurtala, Lampineung, Senin 12 Maret 2012 tersebut berakhir ricuh, antara pemain Aceh Utara dengan penonton. Bermain dengan emosi tinggi, permainan sempat terhenti beberapa kali, dikarenakan M Arnando, wasit yang memimpin jalannya pertandingan tidak tegas.

Sontak saja, hal tersebut memancing emosi penonton, yang dengan serta merta meneriaki wasit.

Kekalahan ini, menutup peluang Aceh Utara untuk lolos. Posisi Aceh Utara akan ditentukan oleh pertandingan lain yang mpertemukan Persal Aceh Selatan, dengan tim yang menghuni juru kunci Persas Sabang.

Apabila Persal menang, maka dipastikan Aceh Utara gagal melangkah keputaran dua, wilayah sumbagut.

Bermain lebih terbuka, Persidi langsung membuka peluang dimenit ke empat. Berawal dari serangan yang dibangun oleh Ibrahim melalui rusuk kanan, bola disodorkan kepada Jamaluddin. Jamal yang berdiri bebas melepaskan tendangan terarah, sayang masih dapat dibaca oleh penjaga gawang Aceh Utara FC.

Menit ke 23, sebuah kesalahan fatal dilakukan oleh pemain bertahan Aceh Utara Agus Mahdi. Dia gagal mengantisipasi umpan jauh yang diteruskan rekannya. Jamal yang berhadapan langsung dengan Mahdi berhasil mencuri bola, untuk melesakkannya ke dalam gawang. Persidi unggul 1-0.

Babak kedua, Persidi yang sudah unggul bermain lebih tenang. Namun, Aceh Utara yang hendak mengejar devisit gol, bermain lebih terburu, hingga permainan keras yang menjurus ke kasar tak dapat dielakkan.

Puncaknya di menit 48, Deny Irawan, bek tengah Aceh Utara menendang Jamaluddin. Namun, wasit membiarkannya, hingga menimbulkan protes anak-anak Idi.  Pertandingan sempat terhenti hingga tiga menit.

Hingga wasit meniupkan peluit berakhirnya pertandingan, skor tetap bertahan 1-0, untuk keunggulan Laskar Hamok Laju, Persidi Idi.

Insiden yang tak diinginkan justru terjadi lagi saat pertandingan telah berakhir. Anak-anak Aceh Utara mengejar wasit. Beruntung, wasit berhasil diamankan, karena sigapnya pengawalan yang diberikan petugas keamanan.

Penonton yang emosi terhadap ulah pemain Aceh Utara ikut melempar botol minuman mineral kearah pemain. Kericuhan antar penonton dan pemain tak dapat dielakkan. Bersenjatakan batu pasir yang berserakan di pinggir lapangan, pemain Aceh Utara ikut membalas melempar, hingga penonton kocar-kacir dikejar batu.

Kecewa wasit

Duo pelatih dari masing-masing tim mengeluhkan kepemimpinan wasit. Pelatih Aceh Utara, Imran Juned kepada wartawan mengatakan, permainan seperti sudah diatur. “Masak wasit membiarkan pemain Idi mengulur-ngulur waktu. Wasit seperti itu belum pantas memimpin laga sebesar Divisi I,” ujarnya.

Imran menerima kekalahan yang dialami tim yang ia pimpin, namun kinerja wasit dikatakannya betul-betul merugikan Aceh Utara.

Hal serupa dikeluhkan Salahuddin, pelatih Persidi. Ia menuturkan, wasit takut membari keputusan. “Padahal jelas-jelas pemain Aceh Utara menendang pemain kita, tapi dibiarkan saja,” katanya.

Ia menambahkan, anak-anak sudah bermain cukup bagus, dengan bisa menjaga emosi. “Alhamudillah target kita tercapai,” ujar Salhuddin.[mhz]
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Design | Kontak | Copyright © 2011. Aceh Football - All Rights Reserved